SMA Trensains Sragen, Trensains adalah singkatan dari PESANTREN SAINS yang merupakan sintetis dari pesantren dan sekolah umum bidang sains. Trensains merupakan lembaga pendidikan setingkat SMA yang dikelola oleh Muhammadiyah, Organisasi Islam .

Pesantren Sains atau SMA Trensains fokus pada pemahaman al-Quran, sains kealaman (natural science) dan interaksinya. Khususnya pada interaksi antara agama dan sains sebagai ciri materi khas Trensains, sekaligus pembeda dengan Pesantren Modern.

Bahasa Arab dan bahasa Inggris menjadi alat komunikasi bagi para santri. juga digunakan sebagai alat analisis awal dalam menalar ayat-ayat al-Quran khususnya ayat-ayat kauniyah.

Keunggulan SMA Trensains membimbing para santrinya agar memiliki kemampuan nalar matematik dan filsafat yang memadai. Konsep dasar limit, diferensial dan integral diperkenalkan sebagai alat analisis dan memahami konsep fisika.

Pada mukadimah (trensains.sch.id), Pendirian SMA Trensains dalam rangka meluruskan diktum sains yang terkenal menyatakan bahwa “sains tidak netral atau bebas nilai”. Pada prinsipnya setiap bangunan sains selalu dibangun di atas tiga pilar yang berasal dari tata nilai dan worldview yang berkembang di tempat sains dibangun dan dikembangkan. Ketiga pilar tersebut adalah ontologi, aksiologi dan epistemologi.

SMA Trensain ingin menegaskan bahwa Sains islam justru memandang bahwa Allah Swt telah memerintahkan hamba-Nya untuk merenungi kejadian-kejadian di alam semesta. Artinya ketika seseorang mempalajari biologi, fisika, kimia, geografi dan astronomi, sejatinya orang tersebut sedang memahami pikiran, keagungan , dan kehadiran sang Maha Pencipta, yaitu Allah Subhanauhu wa Ta’ala. Artinya Mempelajari sains mengandung nilai-nilai spiritual.

SMA Trensain menawarkan solusi terhadap dua masalah terkait sains, yaitu Sains yang dikembangkan saat ini harus dibenahi karena membawa penyakit dan kedua umat islam tidak boleh lagi abai terhadap sains.

Usaha besar SMA Pesantren Sains Sragen adalah ingin mewujudkan adanya sains kealaman: fisika, kimia, biologi, geologi, farmasi kedokteran dan astronomi maupun terapan teknologinya, yang sejak awal dibangun di atas basis al-Quran. dan Membangkitkan kembali peradaban islam yang berbasis sains Qurani.

“Tanpa sains tidak ada masa depan. Tanpa nilai-nilai Qurani, sains cenderung membabi buta dan membawa petaka. Mimpi melahirkan para saintis yang jujur dan bermoral”

Visi

“Lahirnya generasi yang memegang teguh Al-Qur’an dan As-Sunnah, mencintai dan mengembangkan sains, serta memiliki kedalaman filosofis dan keluhuran akhlak”

Misi

  1. Menyelenggarakan proses pendidikan yang menanamkan pemahaman dan kecintaan pada Al-Qur’an dan As-Sunnah.
  2. Menyedikan lingkungan bagi berkembangnya sikap ilmiah, berfikir logis filosofis dan tanggap serta menyelami alam baik materi maupun imateri dengan berbagai fenomenanya.
  3. Mengantar santri untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi dalam bidang kealaman.

Tujuan Trensains

  1. Menghasilkan lulusan santri yang siap menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi dalam bidang sains kealaman.
  2. Menghasilkan lulusan santri yang memiliki kompetensi : sains kealaman, al-Quran, dan bahasa Arab.
  3. Menghasilkan kader ulama dengan spesifikasi “ulama ayat-ayat semesta”
  4. Menjadi lembaga rujukan dalam penerapan “Sains Islam” dalam dunia pendidikan
  5. Menjadi lembaga pusat kajian dan penelitian sains dan peradaban islam.

Kurikulum Trensains

Berpijak dari Visi, Misi, dan Tujuan Trensains, maka kurikulum Trensains adalah Kurikulum Unifikasi. Kurikulum Unifikasi memiliki pengertian dan karakteristik sebagai berikut :

  • Kata Unifikasi atau Unifikatif memiliki makna penyatuan atau penggabungan. Kata lain yang sepaham dengan Unifikasi adalah Integrasi. Kata Unifikasi atau Integrasi dianggap mewakili ide besar Trensains yang hendak menggabungkan antara Sains dan Islam, dengan kata lain Sains yang berbasis al-Quran.
  • Secara teknis, Kurikulum Unifikasi adalah kurikulum adaptif yang mengkolaborasikan kurikulum pendidikan nasional dan kurikulum pesantren sains.
  • Secara filosofis dan isi, kurikulum pesantren sains merupakan kolaborasi antara materi al-Quran, materi sains, dan materi bahasa.
  • Dalam penerapannya, ketiga materi tersebut terintegrasi dalam aktifitas pesantren selama 24 jam.

PROGRAM PENUNJANG

A. Program Pendalaman Sains Kealaman

  • Kegiatan Riset dan Obserfasi
  • Fismath Camp
  • Tahajud Fisika (Midnight)
  • MIPA Club
  • Bimbingan Atlet Olimpiade
  • Kuliah Umum dan Seminar
  • Training Motivasi

B. Program Peningkatan Bahasa Asing

  • Pembiasaan Berbahasa Asing (Muhadatsah Yaumiyyah)
  • English-Arabic Camp
  • Ilqo Mufrodat
  • Muhadloroh
  • Language Competition

C. Program Goes to Campus

  • Bimbingan Tes Perguruan Tinggi
  • Kunjungan Kampus

D. Program Pengabdian Masyarakat

  • Pelatihan Dai’ (‘Idad Du’at)
  • Qoryah Thoyibah dan Santri Mengabdi
  • Pengelolaan TPQ
  • Khutbah Jum’at

Ciri Khas dan Lulusan

Secara sadar dan terarah SMA Trensains mencanangkan para santrinya untuk memenuhi kwalifikasi lulusan sebagai berikut :

  1. Lancar berbicara dan membaca Arabic
  2. Lancar berbicara English
  3. Piawai sains : Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia
  4. Memahami konsep interaksi antara Agama dan Sains
  5. Hafal dan memahami ayat-ayat kauniyah, terutama yang terkait dengan isu-isu pokok sains
  6. Lulusan Trensains didorong dan diupayakan tembus PT ternama dalam negeri maupun luar negri

PPDB 2021-2022


Alamat Website

https://trensains.sch.id

Komentar