Daftar Isi
YunandraCenter. Kementerian Agama kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan penguatan pada Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Nasional yang digelar di Depok pada 20–22 Agustus 2025.
Penguatan MA Plus Keterampilan dan Tantangan Abad 21
Rakor ini menjadi ajang penting untuk menyelaraskan pendidikan vokasi (keterampilan ) di madrasah khususnya MA dengan kebutuhan industri dan dunia kerja (Iduka).
Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, menekankan bahwa peserta didik abad ke-21 harus memiliki empat keterampilan utama: berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Menurutnya, kemampuan ini sangat menentukan kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan kehidupan maupun karir.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa program keterampilan di madrasah (MA) tidak boleh berjalan sendiri tanpa melihat kebutuhan nyata masyarakat dan Dunia kerja. “Jika pendidikan vokasi tidak mempertimbangkan kebutuhan dunia kerja, artinya program belum selaras,” ujarnya.
Untuk itu, Kemenag mendorong kerja sama dengan kementerian/lembaga lain, balai diklat, serta lembaga sertifikasi.
Selain itu, perlu ada pedoman teknis dan penerapan skema Teaching Factory (TEFA) yang memberi pengalaman kerja nyata bagi siswa.
Bekal kewirausahaan juga menjadi kunci, agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan usaha baru.
Rakor ini juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap MA Plus Keterampilan, mulai dari kelengkapan sarana prasarana, kualitas guru, hingga tata kelola madrasah.
Tracer study atau penelusuran alumni diharapkan menjadi instrumen penting untuk memetakan arah lulusan serta menyusun peta kebutuhan daerah bersama Kanwil Kemenag.
Tujuan MA Plus Keterampilan
Secara umum, pendirian MA Plus Keterampilan memiliki beberapa tujuan utama:
- Membekali siswa dengan keterampilan praktis dan vokasional.
- Meningkatkan daya saing lulusan madrasah di dunia kerja.
- Menumbuhkan kemandirian usaha dan jiwa kewirausahaan.
- Memberikan akses pendidikan berkualitas yang terjangkau.

Jumlah Madrasah
Hingga kini, data nasional jumlah MA Plus Keterampilan belum dipublikasikan lengkap. Namun, di Jawa Barat terdapat 57 MA Plus Keterampilan, dan di wilayah Maluku, Maluku Utara, serta Papua terdapat 13 madrasah. Artinya, jumlahnya sudah mencapai puluhan dan terus berkembang di berbagai daerah.
Dengan penguatan program, evaluasi, dan kerja sama lintas lembaga, MA Plus Keterampilan diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi muda yang berpengetahuan, terampil, dan mandiri menghadapi era global.
Sumber:
Artikel Terkait
- Profil MAN 25 Jakarta Timur
- Cek Validasi Data PNS di SIMPEG 2026
- Pelantikan 22 Kepala Madrasah Negeri di Kemenag DKI Jakarta Tahun 2026

- INFORMASI SELEKSI NASIONAL PENERIMAAN MAHASISWA BARU 2026
- Masuk Madrasah Favorit? Simak 4 Kategori Seleksi Nasional Terbaru 2026
- Kemenag Merilis jadwal Seleksi Nasional Penerimaan Siswa 2026

| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |



