Hibah Riset Dosen MoRA The Air Fund 2025

YunandraCenter. Hibah riset dosen kembali dibuka melalui MoRA The Air Fund 2025, program unggulan Kementerian Agama yang memberikan dukungan dana penelitian bagi dosen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).

Pendaftaran hibah riset dosen ini akan mulai pada awal Oktober 2025 dengan alokasi anggaran mencapai 80 milyar rupiah.

Program hibah riset dosen ini menjadi peluang emas bagi para akademisi untuk mengembangkan penelitian di bidang

  • sosial humaniora,
  • sains dan teknologi,
  • ekonomi dan lingkungan, serta
  • kebijakan layanan pendidikan dan keagamaan.

Dengan dana hibah mulai dari 500 juta hingga 2 milyar rupiah, MoRA The Air Fund mendorong lahirnya penelitian kolaboratif yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, menegaskan pentingnya hibah riset dosen dalam menggerakkan semangat penelitian di PTK.

Ia mendorong dosen untuk berkolaborasi tidak hanya dengan sesama dosen PTK, tetapi juga dengan perguruan tinggi umum bahkan mitra luar negeri.

Menurut alumni IAIN Walisongo Semarang, bertransformasinya IAIN menjadi UIN adalah tanda bahwa pengembangan keilmuan harus lebih luas, termasuk pada bidang sains dan teknologi.

Dengan hadirnya hibah riset dosen MoRA The Air Fund, peluang penelitian lintas disiplin semakin terbuka lebar.

Profil UIN Walisongo Semarang

Untuk bisa mendapatkan hibah riset dosen ini, terdapat 8 syarat utama yang harus terpenuhi:

  • WNI.
  • Dosen PTK (termasuk Ma’had Aly) atau dosen FAI pada PTU.
  • Memiliki rekam jejak akademik yang baik.
  • Minimal Doktor (S3) dengan jabatan Lektor, khusus Ma’had Aly minimal Magister.
  • Memiliki Sinta Score Overall minimal 50.
  • Diutamakan berkolaborasi dengan periset dalam/luar negeri.
  • Hanya boleh mengajukan satu proposal riset.
  • Tidak sedang menerima pendanaan MoRA The Air Fund pada periode sebelumnya.

Dengan persyaratan ini, hibah riset dosen benar-benar ditujukan untuk akademisi yang siap melakukan penelitian serius dan berdampak nyata.

Menariknya, hibah riset dosen MoRA The Air Fund tidak hanya bagi dosen PTKI, tetapi juga mencakup dosen dari lingkungan Direktorat Jenderal Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Artinya, peluang riset kolaboratif lintas agama dan lintas institusi semakin terbuka.

Program ini juga menegaskan bahwa riset bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga bentuk ijtihad dan jihad intelektual untuk memberi kontribusi positif kepada masyarakat.

Dengan alokasi dana besar dan fokus pada riset kolaboratif, hibah riset dosen MoRA The Air Fund 2025 menjadi kesempatan yang tidak boleh disia-siakan.

Publik menanti hasil penelitian yang inovatif, solutif, dan memberi dampak langsung pada pembangunan bangsa.

Para dosen diharapkan segera mempersiapkan proposal penelitian terbaik agar bisa bersaing memperebutkan hibah ini.

Hibah riset dosen melalui MoRA The Air Fund bukan sekadar pendanaan, tetapi juga jalan untuk memperkuat reputasi akademik dan kontribusi nyata pada masyarakat.

Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) adalah unit kerja di bawah Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.

Puspenma memiliki tugas utama dalam merancang, mengelola, dan mengawasi program pembiayaan pendidikan di lingkungan Kemenag.

Fokus utama Puspenma meliputi:

  • Penyaluran beasiswa pendidikan bagi mahasiswa dan dosen.
  • Pengelolaan dana riset melalui MoRA The Air Fund.
  • Dukungan pembiayaan pendidikan agama lintas agama (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu).
  • Pengembangan kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan lembaga mitra lainnya.

Dengan keberadaan Puspenma, sistem pembiayaan pendidikan di lingkungan Kemenag menjadi lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel.

Program hibah riset dosen MoRA The Air Fund adalah salah satu langkah nyata Puspenma untuk mendorong transformasi penelitian di perguruan tinggi keagamaan.

Sumber: www.pendis.kemenag.go.id


Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Islam Negeri dan Swasta
Ingin Meningkatkan Kompetensi
Secara Mandiri
,

Silahkan belajar
di madrasahyunandra.com
Buka
Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah dan Sekolah Islam
Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren dan Boarding School