Berdasarkan keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam nomor 6757 tahun 2020 ditetapkan 15 MTs sebagai Madrasah Riset di Jakarta. Terdapat 296 Madrasah Tsanawiyah dan 404 Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia sebagai Madrasah riset.

Kegiatan pembelajaran riset di madrasah merupakan wadah pembinaan bakat dan minat peserta didik dalam bidang penelitian ilmiah. Pembinaan riset di madrasah ditujukan untuk melatih peserta didik dalam merencanakan penelitian ilmiah, melakukan penelitian ilmiah dan menyusun laporan penelitian ilmiah.

Ada 15 Madrasah Tsanawiyah di Jakarta yang termasuk madrasah riset. Terdapat 14 madrasah negeri dan 1 madrasah swasta. satu-satunya madrasah swasta adalah Mts Istiqlal Jakarta.

15 Madrasah Riset

Ada 15 Madrasah di Jakarta yang ditetapkan sebagai madrasah riset, yaitu:

  1. MTsN 12 Jakarta (Jakarta Barat)
  2. MTsN 27 Jakarta (Jakarta Barat)
  3. MTsN 35 Jakarta (Jakarta Barat)
  4. MTs Istiqlal Jakarta (Jakarta Pusat)
  5. MTsN 9 Jakarta (Jakarta Pusat)
  6. MTsN 13 Jakarta (Jakarta Selatan)
  7. MTsN 2 Jakarta (Jakarta Selatan)
  8. MTsN 23 Jakarta (Jakarta Selatan)
  9. MTsN 3 Jakarta (Jakarta Selatan)
  10. MTsN 32 Jakarta (Jakarta Selatan)
  11. MTsN 28 Jakarta (Jakarta Timur)
  12. MTsN 31 Jakarta (Jakarta Timur)
  13. MTsN 6 Jakarta (Jakarta Timur)
  14. MTsN 7 Jakarta (Jakarta Timur)
  15. MTsN 4 Jakarta (Jakarta Selatan)

Bidang Madrasah Riset

Madrasah Riset dapat melakukan pembelajaran riset di bidang berikut:

  1. Keagamaan
  2. Sosial-Humaniora
  3. Sains
  4. Teknologi
  5. Kebumian dan Kelautan
  6. Rekayasa

Tujuan Madrasah Riset

Berdasarkan juknis Pembelajaran Riset, Kegiatan pembelajaran riset di madrasah bertujuan :

  1. Tujuan Umum
    Secara umum pembelajaran riset di madrasah bertujuan untuk mengembangkan sikap ilmiah peserta didik sehingga mampu bersikap dan bertindak berdasarkan proses ilmiah yang tercermin dalam sifat-sifat berpikir kritis, sistematis, rasional, realistis, objektif, jujur, berani, terbuka, toleran, kreatif, dan inovatif.
  1. Tujuan Khusus
    a. Meningkatkan cara berpikir ilmiah peserta didik.
    b. Meningkatkan pengetahuan tentang prosedur penelitian ilmiah.
    c. Meningkatkan kepekaan peserta didik terhadap masalah-masalah yang ada di lingkungan sekitar.
    d. Meningkatkan peran serta peserta didik dalam upaya memecahkan
    masalah-masalah yang ada di lingkungan sekitar.
    e. Meningkatkan pengalaman peserta didik dalam melakukan
    penelitian dari berbagai persoalan yang ada di lingkungan sekitar.

Komentar